Beranda > Love > Cinta Terlarang

Cinta Terlarang

THE VIRGIN

Kau kan slalu tersimpan di Hatiku
Meski ragamu tak dapat ku miliki
Jiwaku ‘kan slalu bersamamu
Meski kau tercipta bukan untukku

Tuhan berikan aku hidup satu kali lagi
Hanya untuk bersamanya
Ku mencintainya sungguh mencintainya

Rasa ini sungguh tak wajar
Namun ku ingin tetap bersama dia
Untuk selamanya

Mengapa cinta ini terlarang
Saat ku yakini kaulah milikku
Mengapa cinta kita tak bisa bersatu
Saat ku yakin tak ada cinta selain dirimu

end.

Hatiku bergetar melihatmu, mendadak bergemuruh saat kau membalikkan pandangan ke arahku, menguntai sebuah senyum yang begitu menyejukkan. Aku merasakannya, merasakan dengan seluruh kesadaran otakku, bahwa aku sedang menembus batas lingkaran dengan garis api. tapi seolah api tak ada artinya bagiku, yang ada hanya pandangan ke arahmu. ingin mendekat, dan semakin dekat, sampai kusadari hawa panas mulai terasa di tubuhku.

Aku tak jua beranjak sejengkalpun dari tempatku, tempat mendekatimu dan terus mencoba mendekat, bayanganmu membuatku tak mempedulikan apapun, bahkan garis api yang berkobar hebat di depan mataku. Yang kulihat hanya kesejukan yang ada di matamu. tapi kenapa hawa panas api yang kurasakan, apa aku harus terbakar untuk menyatu denganmu? apa aku harus menembusnya ketika semua orang sudah tak boleh mendekatinya?

Hhhh..aku semakin menyadari kalau aku sedang gila, gila dengan semua yang ada padamu. bahkan tak kupedulikkan lagi keadaanku, keadaanmu, dan apapun yang menghalangi kita. Ikatan suci yang telah membelenggumu dalam pernikahan yang sakral, membuatku tersungkur jatuh. Apa harusnya aku bahagia? apa harusnya aku kecewa? entahlah apa yang kurasakan, yang aku tahu hanya perasaan ini begitu menyiksaku, membuat jantungku tak beraturan berdetak. nafasku tersengal, mataku sayu dan aku lumpuh dengan kegilaan ini, kegilaan mencintamu yang sudah menjadi milik orang lain. apa aku harus menyalahkan waktu yang menghadirkanmu lebih dlu ke dunia ini? apakah aku harus menyalahkan cinta yang datang dengan sendirinya?

aku tak merasa memupuk cinta ini, tapi dia semakin tumbuh subur dalam hatiku. pikiran warasku tak bekerja, yang ada hanya kegilaan ini, yang mendorongku untuk terus mencintaimu, mendengarkan setiap keluhmu, dan menikmati setiap senyummu.

aku berusaha menyembunyikannya tapi tak bisa, aku berusaha memendamnya tapi justru semakin kau muncul di pikiranku. hhh…kubiarkan saja rasa ini ada, hingga ada cinta lain untuk menyejukkanku kembali, membawaku ke jalan indah menelusuri kehidupan ini, aku memberhentikan langkah untuk melihatmu, melihat diriku, dan melihat jalan di depanku. kubiarkan celah yang ada dihatiku terisi, dan kembali membuatku tersenyum untuk melanjutkan perjalanan ini, dan kaupun takkan mati di hatiku, selalu ada tempat disini, ketika aku telah bersama yang lain, dan kau kembali melanjutkan kehidupanmu. kita akan tetap bersama dalam dunia yang takkan mampu kujelaskan dengan seluruh kosa kata,

Tuhan, izinkan aku bersamanya, menikmati indah senyumnya, menikmati cerianya, dan merasakan sedihnya, aku memintanya untuk ada disini. atau berikan perasaan kepada orang yang Engkau tunjukkan, agar aku tetap berada pada koridorMu, tanpa menyalahi aturanMu, dan memegang teguh keagungan CintaMu.

Iklan
  1. Agustus 5, 2009 pukul 10:16

    teruslah mencari arti kehidupan. karena tidak ada yang lebih indah selain mengisi kehidupan dengan berkreasi…sebagai anak muda. good luck dan keep up the good spirit

  2. Agustus 7, 2009 pukul 14:47

    thanks mas haris..
    semoga semakin hari semakin banyak makna kehidupan yang ary dapat, sehingga bisa meningkatkan arti kehidupan.

  3. Agustus 11, 2009 pukul 10:14

    nikmatilah hidup ini, Mas, dengan kegiatan yang berarti (penuh arti).
    semoga sukses.
    salam superhangat

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: